Uncategorized

Sumpah, Ini Gila!

Seketika nafas menderu-deru di atas peraduan dan perhelatan sebuah cumbuan
Dalam malam yang kehilangan cahaya rembulan, namun tetap diselimuti rasa hangatnya cuaca kemarau
Cemburu yang membumihanguskan kedamaian dalam sebuah cawan yang kausuguhkan
Seketika itu pula kau tak berniat memberikan jiwa yang begitu arif
Hanya untuk meneguk rasa kecewa yang kental kehitaman penuh duri
Bahkan sisa-sisa cerutu yang kautinggalkan kemarin, itu semua demi memuaskan hasratku yang binal

Biarlah terjadi sebuah permainan yang membuat wajah kita berseri-seri meski sementara
Punggungku yang kautimpa dengan asmara yang mengudara melewati lubang hidungmu sehingga tercium aroma isyarat
Lalu kautafsirkan dengan penuh rasa hormat
Sedang aku yang tengah buat bibirku mencecap jarimu
Asyik berfantasi menelanjangi wajah yang tampak durhaka

Namun, sesekali aku hanyut dalam tarianku sendiri
Menggelegar dalam suasana sunyi bak penari malam yang dikepung mata-mata jahat duniawi
Lalu, sesekali aku merasakan getir tetiba kau menyerapahi semua sumpahku untuk membuatmu liar membuncah dalam dekapanku
Kuyakinkan setiap ayunan tubuh manjamu ‘kan membuatku jatuh melemas
Dan aku bertelungkup tersengal menyudahi permainan ini, tak kuat tertindas oleh nafsu yang membujur luas akibat persekongkolan kau dengan batin kecewaku
Sampai kaubilang: “Sumpah, ini gila!”

Cikarang, 04 April 2017


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s