Uncategorized

Aku, Kau dan Anak Kita

Aku, istrimu dan ibu bagi anak kita
Purnamaku hanya untuk bersemi pada harapan selaras dengan kasih yang akrab
Diramu dengan keramahan yang terpancang pada warna-warni samudra
Bergegaslah aku merebahkan kepiawaianku dalam menjaga kerenyahan alam rumahku
Dari dalam maupun dari luar lapisan tembok yang mendindingiku, kau dan anak kita

Kau, kau yang sedari dulu menghiasi hujan dan kemarauku dengan pelangi tak berkesudahan
Bertengkar pada sekutu-sekutu lama yang menghias mataku dengan tangis darah
Merenggut jiwa yang tinggal bersama dalam satu senyawa
Kauku, milikku hingga kita bersua dalam Jannah-Nya

Anak kita, tumbuh tangguh menatap lurus hingga ke dalam hutan, puncak-lereng gunung maupun palung laut
Dan asteroid yang berjejalan di antara planet-planet
Mengais pilu kelabu di atas pundaknya
Lalu menggantinya dengan kebaikan
Namun, lihatlah sejenak, kelak anak kita akan bertemu dengan gadis-gadis yang merona pada pipinya
Anak kita t’lah masyhur di kotanya

Aku
Kau
Anak kita–
Kelak cerita kita ‘kan menjadi sebuah syair

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s