Uncategorized

[Sajak] Kami Datang

Kami datang
Untuk menyambut petang dengan hati yang terbelah
Oleh pisau yang menumpul dan berkarat
Telinga kami mungkin sudah tuli
Dan kepala-kepala yang tidak berdosa mungkin t’lah dipenggal
Sebab mereka dicurigai

Darah-darah tak pernah henti menetes
Dari sisa-sisa kenangan
Yang dihantarkan udara
Mengenai bau amis yang mengumpat di bawah rerumputan
Sungguh aroma yang menyulut pemberontakan

Sudah ratusan tahun kami merindukan jasad nenek moyang kami, percuma saja
Meski kami bergotong-royong
Berbicara hingga mulut mencong
Jari-jari terpotong
Dan gigi kami ompong
Sejarah tak ‘kan pernah datang menghampiri-memeluk-merayapi tubuh kami

Kami datang
Karena waktunya t’lah tiba
Untuk melantunkan ayat-ayat suci
Hingga mulut kami terasa kering

Kami datang
Dalam malam yang lengang
Kami bukan pahlawan
Tapi hanya mencari keadilan

Advertisements

1 thought on “[Sajak] Kami Datang”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s