Puisi dan Sajak, Sajak

Nanar Omega di Puncak Jenggala

Desal bertaruk mematahkan senja
Memoar membelai kasta nurani yang bersahaja
Lesap birahi bermandikan manja
Kutengok kirana yang berpendar, lalu meredup hampa memuja

Mematung dalam nanar
Menyelir sisa kenangan yang terbakar dalam semak belukar
Omegaku berputar-putar

Ini bukan sekadar adverbia
Atau aku hanya menyesal dalam fobia
Di puncak jenggala, kukelir usia
Di puncak semesta, kucerai mulia
Bisikanku teramat frontal bagi isi kepala manusia
–sudah biasa

Nanar omega di puncak jenggala
Meluruh alam kubagi bianglala
Agar setiap titik kehidupan ‘kan bermula
Dan udara yang hambar, memecah belah situasi seperti sediakala

Meskipun uratku t’lah mengejang-membiru
Kusematkan sedikit lagi nanar dalam kelabu
Supaya ia tahu,
biarlah aku…
Ah, sudahlah! Ini semua ‘kan berlalu

Cikarang,
24/05

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s